Suzuki Menangani Ratusan Kendaraan yang Terkena Banjir

Mobil pelanggan Suzuki yang terkena dampak banjir memanfaatkan layanan derek gratis untuk dibawa ke bengkel resmi. (Dok. SIS)

BANJIR dan tanah longsor di wilayah Jabodetabek dibuka pada awal 2020. Bencana ini menyebabkan hilangnya tempat berlindung ke properti seperti mobil dan motor.

Terkait kecelakaan itu, Suzuki Indonesia telah melaksanakan program Suzuki Flood Care sejak 2-15 Januari 2020.

Suzuki Concerned Flood dikhususkan untuk pelanggan setia Suzuki yang kendaraannya terkena dampak kecelakaan.

"Program Suzuki Concern Flood sebagai bentuk kepedulian terhadap pelanggan sekaligus menjamin layanan purna jual Suzuki guna mempertahankan kendaraan sebagai investasi konsumen," jelas Kepala Layanan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Riecky Patrayudha.

Semua layanan dari Suzuki Concerned Flood dapat diakses melalui Halo Suzuki di 0800 1100 800 bebas pulsa 24 jam.

Layanan khusus yang diberikan oleh Suzuki Emergency Road Assistance (SERA) termasuk layanan bimbingan dan kunjungan teknisi.

Kemudian, layanan rumah gratis, derek atau derek, untuk membebaskan kampanye pemeriksaan dari 23 item untuk setiap kendaraan yang memasuki bengkel resmi Suzuki.

Selama periode program, cukup banyak pelanggan Suzuki mencari bantuan dengan menghubungi call center Halo Suzuki.

Jumlah kendaraan yang berhasil ditangani untuk penarik adalah 169 mobil dan 6 sepeda motor. Dari pencapaian ini, Riecky percaya ada sejumlah pelanggan yang mengeksekusi diri untuk membantu kendaraan mereka.

"Ini terjadi karena tingginya jumlah panggilan masuk ke Halo Suzuki dalam bentuk permintaan penarik atau penarik kendaraan yang terkena banjir. Jadi, antriannya menjadi sangat panjang," katanya.

Meski begitu, PT SIS terus berupaya membantu pelanggan yang membutuhkan bantuan darurat seoptimal mungkin. "Kami selalu memperhatikan dan memberikan umpan balik dari pelanggan untuk meningkatkan layanan sambil memberikan kepuasan bagi pelanggan," simpul Riecky. (S-5)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *